LIRa Lantik 3 Kepengurusan di Kabupaten Mandailing Natal

Madina – Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LSM LIRa) laksanakan pelantikan bersama di Tapian Siri-siri Syariah, Komplek Perkantoran Payaloting, Kec. Panyabungan, Kab. Mandailing Natal (Madina) pada Senin (14/11).

Dalam Acara tersebut, Presiden LSM LIRa, Drs. H.M. Yusuf Rizal dan Gubernur LIRa Sumatera Utara, Febri Dalimunthe beserta rombongan juga turut hadir dalam prosesi pelantikan yang menetapkan kepengurusan LSM LIRa untuk Tiga Kabupaten/Kota tersebut.

Ali Musa Nasution ditunjuk sebagai Bupati LIRa Madina, dan Nasrun Efendi Lubis sebagai Wakil Bupati LIRa Madina, sedangkan Hormatua Pulungan sebagai Sekertaris Daerah (Sekda) LIRa Madina Indra M Nasution sebagai Bendahara LIRa Madina, dan, serta penetapan 10 (Sepuluh) Camat LIRa beserta srtuktur kepengurusan untuk Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) dari berbagai Kecamatan di Kab. Madina.

Pada saat yang sama, Presiden LIRa juga turut melantik Pengurus Untuk daerah lainnya, yakni dengan melantik Bupati Tapanuli Selatan beserta kepengurusan untuk wilayah Tapsel, dan juga melantik Walikota LIRa beserta struktural untuk Wilayah Kota Padang Sidempuan.

Selain itu, turut juga hadir Bupati LIRa dan pengurus-pengurus LSM LIRa dari berbagai wailayah.

Dalam sambutannya, Bupati LIRa, Ali Musa Manto Nasution menyampaikan, “LSM LIRa Madina optimis bahwa LSM LIRa nantinya tidak hanya sebagai LSM dengan cabang terbanyak di Indonesia yang telah mendapat rekor MURI, tapi juga akan menjadi LSM dengan cabang terbanyak dan terbesar di Dunia,” harapnya.

“LSM LIRa Madina dalam menjalankan aktivitasnya, tidak hanya kritis menyangkut penyalah gunaan wewenang, tapi juga kritis dalam menyikapi kebikjakan publik yang dilahirkan oleh pemerintah. Dan kita juga harus optimis dalam menjaga toleransi antar ummat beragama dan kita juga siap memerangi kelompok-kelompok yang tidak mencintai Merah-Putih, karena sesuai dengan motto bangsa Inonesia yakni Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tapi tetap satu,” jelasnya.

“Dan semestinya LSM LIRa sebagai gudang data harus mampu menyodorkan informasi tentang proses yang terjadi di Perwakilan Rakyat kepada masyarakat. Saya berharap LSM LIRa nantinya dapat mempergunakan peran vitalnya untuk membantu membangun Mandailing Natal,” tambahnya.

Presiden LIRa alam pidatonya menegaskan bahwa LSM LIRa dibentuk dengan pola menyerupai pemerintahan dengan sitem Presidensial dengan Presiden untuk Pengurus Pusat, Gubernur Untuk pengurus provinsi, Bupati/Walikota untuk kepengurusan Kabupaten/Kota, dan Camat untuk kepengurusan kecamatan tujuannya sama sekali bukanlah untuk menyaingi ataupun menandingi sistem pemerintahan Republik Indonesia.

“Tujuan kita bukan untuk menyaingi pemerintahan, tapi justru untuk mengawasi program Pemerintah melalui fungsi dan bidang masing-masing dari struktur LSM LIRa untuk mengelola dan sebagai gudang informasi bagi masyarakat,” jelasnya.

“Jika ada terjadi penyimpangan dalam struktur pemerintahan, LIRa bekerja sama dengan Organisasi Sosial yang lain mengoreksi, jangan biarkan mereka tersesat, karen tujuan LIRa adalah membangun semangat Ammar ma’ruf Nahi Munkar,” pungkasnya.

Adapun dalam acara, Ketua panitia acara, Hormatua Pulungan, didampingi Sekretaris panitia, Ahmad Irwandi dan Meilani selaku Bendahara Panitia kepada sindo Trijaya mengaku mengapresiasi Presiden LIRa, dan Gubernur Lira Sumatera Utara beserta segenap Pimpinan pengurus yakni para Bupati yang meluangkan waktunya untuk menghadri acara pelantikan tersebut.

“Kita dari pihak panitia tentunya bangga dan sangat mengapresiasi Presdien LIRa Gubernur LIRa, dan seluruh Pengurus dan Bupati LIRa dari daerah lain yang bersedia datang langsung dari pusat dalam acara pelantikan ini,” ucapnya,

“Terimakasih juga kepada tamu, OKP, Ormas, LSM, Ulama,tokoh masyarakat, dan Insan pers yang hadir dan turut menyukseskan acara kita ini,” tandasnya.